Nama : Nur Fitri Rahayu NPM ; 35415180 Kelas : 1ID04 |
MANUSIA
DAN CINTA KASIH
1.
PENGERTIAN CINTA KASIH
Menurut W.J.S. Poerwadaminta cinta adalah rasa sangat suka atau sayang
(kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan
kasih adalah perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.
Karena arti cinta kasih hampir bersamaan, maka cinta kasih dapat diartikan
sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai denganmenaruh
belas kasihan.
Dalam buku seni mencinta karya Erich Fromm menyebutkan bahwa cinta itu
terutama memberi, bukan menerima. Memberi yang sifatnya manusiawi bukan materi.
Menurutnya cinta memiliki unsure-unsur tertentu, yaitu pengasuhan, tanggung
jawab, perhatian dan pengenalan.
Pengertian cinta menurut Dr. Sarlito W. Sarwono mengatakan bahwa
cinta memiliki tiga unsure yaitu keterikatan, keintiman, dan kemesraan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan
kasih,cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan
kasih merupakan perungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.
Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan anatara cinta nafsu sebagai berikut:
1. Cinta bersifat manusiawi
2. Cinta bersifat rokhaniah sedangkan
nafsu bersifat jasmaniah
3. Cinta menunjukan perilaku member,
sedangjana nafsu cenderung menuntut.
2.
CINTA MENURUT AJARAN AGAMA
Setiap agama pasti mengajarkan cinta.
Di dalam agama cinta tidak diartikan bukan hanya cinta kepada kekasih, namun cinta kepada keluarga
sesama manusia dan terlebih kepada Sang Pencipta. Dalam kehidupan manusia,
cinta menampakkan diri dalam berbagai bentuk. kadang mencintai diri-sendiri,
orang lain, istri dan anak, harta, atau Allah dan Rasulnya. Berbagai bentuk
cinta ini bisa kita dapatka di Al-Quran.
1. Cinta diri (QS, AL ADIYAT, 100:8)
2. Cinta kepada sesame manusia
3. Cinta seksual (QS, AR RUM, 30:21)
4. Cinta kebapakan (QS, MARYAM, 19:4-6 ;
QS, YUSUF 12:84 ; QS,HUD 11:45 )
5. Cinta kepada Allah (QS, ALI IMRAN
3:31)
6. Cinta kepada Rasul
3.
KASIH SAYANG
Kasih sayang disini bukan hanya kasih
sayang antara laki-laki dengan perempuan, kasih sayang ini bersifat universal.
Seperti kasih sayang kepada orang tua, keluarga, teman, sahabat dan lain-lain.
Dan perlu ditekankan adalah bahwa kasih sayang yang tulus itu selalu punya
sifat yang ihklas dan lebih banyak member daripada menerima. Dalam kasih sayang
sadar atau tidak sadar kita dituntut untuk tanggung jawab, berkorban,
kejujuran, saling percaya, saling mengerti, saling terbuka sehingga keduanya
merupakan kesatuan yang bulat dan utuh. Bila salah satu unsure kasih sayang
hilang, misalnya unsure tanggung jawab, maka retaklah keutuhan yang telah
tercipta itu.
Kasih sayang merupakan anugerah dari
Tuhan untuk kita yang bertujuan untuk menentramkan dunia dengan kedamaian yang
ia berikan. Untuk itulah setiap orang harus mengerti makna kasih sayang agar
bisa saling menghargai kepribadian dari orang lain meskipun banyak sekali
perbedaan yang kita miliki. Karena dari sinilah akan tercipta keharmonisan yang
aman dalam bentuk kasih sayang.
4.
KEMESRAAN
Kemesraan berasal dari kata “mesra”
yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab
baik antara pria wanita yang sedang di mabuk cinta maupun yang sudah berumah
tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang
mendalam. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan
daya kreativitas manusia dan dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai
dengan kemampuan bakatnya.Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur,
yaitu:
·
Kemesraan
dalam tingkat remaja
Terjadi di masa puber
remaja (pubertas) dimana remaja memiliki kematangan organ kelamin yang
menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
·
Kemesraan
dalam rumah tangga
Terjadi antara pasangan
suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun-tahun awal perkawinan ,
kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanaya semakin
berkurang.
·
Kemesraan
manusia usia lanjut
Kemesraan bagi manusia berbeda dengan
pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudnya dengan jalan-jalan dan
sebagainya.
5.
PEMUJAAN
Pemujaan adalah salah satu
manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk
komunikasi ritual. Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai macam pemujaan
sesuai dengan agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Sholat dirumah,
sembahyang di pura, di candi, di gereja bahkan di tempat yang dianggap keramat
merupakan suatu pemujaan kepada Tuhan.
Pemujaan itu dimaksudkan agar bisa
berkomunikasi dengan Tuhan. Hal itu berarti manusia mohon ampun atas seegala
dosanya, mohon perlindungan, mohon di limpahkan kebijaksanaan, agar ditunjukkan
jalan yang benar, mohon ditambahkan kekurangan yang ada padanya dan lain-lain.
6.
BELAS KASIH
Dalam QS AL QOLAM ayat 4, maka
manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain, karena belas kasihan adalah
perbuatan orang yang berbudi. Sedangkan orang yang berbudi sangat dipujikan
oleh Allah SWT.
Perbuatan atau sifat menaruh belas
kasih terhadap seseorang adalah perbuatan yang terpuji dan berakhlak. Ada banyak
macam cara orang menumpahkan belas kasih yaitu dengan cara memberika uang,
barang, pakaian, dan sebagainya.
Jika seseorang selalu memiliki rasa
belas kasih maka itu menunjukkan seberapa besar kelapangan dada seseorang.
Ketika seseorang menggunakan belas kasihnya untuk mengubah musuhnya, pada saat
itulah energy semacam itu akan menjadi senjata yang lebih ampuh bila dibandingkan
dengan pisau dan pedang.
Seseorang yang berbelas kasih akan
selalu member senyuman, ramah kepada sesamanya, bermurah hati, dan selalu
mengalah jika ada seseorang yang menyindirnya. Dia akan memaafkan kesalahan dan
kesalahpahaman orang lain.
7.
CINTA KASIH EROTIS
Cinta kasih erotis adalah kehausan
akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. Pada
hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat ekslusif, bukan universal dan juga
barangkali merupakan bentuk cinta kasih yang tidak dapat dipercaya.
Pertama-tama cinta kasih erotis kerap
kali dicampurbaurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta, yaitu
keruntuhan tiba-tiba tembok sampai waktu itu terdapat dua orang yang asing satu
sama lain.Cinta kasih dapat merangsang keinginan untuk bersatu secara seksual. Apabila
keinginan untuk penyatuan fisis tidak dirangsang oleh cinta kasih dan cinta
kasih erotis tidak juga merupakan cinta kesaudaraan ia hanya akan membawa kita
ke penyatuan yang bersifat sementara saja.
Dalam cinta kasih erotis terdapat
eksklusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta
aksih keibuan. Kerap kali ekskluisivitas dalam cinta kasih erotis
disalahartikan sebagai suatu ikatan hak milik. Cinta kasih erotis apabila ia
benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian, yaitu bahwa seseorang
sunguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya.
Dengan demikian dapat disimpulkan cinta
kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta
kasih erotis tidak lain pada perbuatan kemauan, kedua-duanya benar, atau lebih
tepat jika dikatakan bahwa tidak terdapat pada yang satu, juga kepada yang
lain.
Sumber:
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab4-manusia_dan_cinta_kasih.pdf